Poktan Sukatani Saruni Raih Penghargaan

  • Monday, 17 Dec 2012 16:31 pm | 1243 kunjungan
Poktan Sukatani Saruni Raih Penghargaan

Kelompok Tani (poktan) Sukatani, Kelurahan Saruni,Kecamatan  Majasari,Kabupaten Pandeglang raih enghargaan Lomba Petani/kelompok Usaha yang berprestasi Bidang Perkebunan Tahun 2012 jumat  (14/12 ) di Hotel Red Top Jakarta yang diserahkan Oleh Direktur Jendral Perkebunan Atas Nama Menteri Pertanian.

Penghargaan Lomba Petani/kelompok Usaha yang berprestasi Bidang Perkebunan dilaksanakan setiap tahun  dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional dan dimaksudkan untuk memberikan apresiasi  dan lebih membangkitkan motivasi dalam upaya meningkatkan produktifitas petani/Kelompok Tani untuk mewujudkan pembangunan dibidang Perkebunan.

“Saya  bersyukur, Pada tahun 2012, kelompok tani kami mengikuti lomba Ketahanan Pangan Bidang Perkebunan  tingkat Propinsi Banten . Alhamdulillah Kelompok Tani kami mendapatkan juara I dari lomba tersebut. dan Selanjutnya  Kelompok tani kami  dinilai oleh Tim Penilai Pusat Pada bulan Oktober 2012 kami tidak menyangka dapat terpilih mewakili Provinsi Banten,” ujar Karta Wijaya (50 th) Ketua Kelompok Tani Sukatani, Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang.

Kelompok Tani yang ia pimpin berhasil dalam melaksanakan Usaha Tani Perkebunan Khususnya Budidaya kakao dengan menerapkan pola  PsPPS ( Panen Sering, Pemupukan,Pemangkasan dan Sanitasi kebun. sehingga dapat meningkatkan Produktifitas kakao dari 700 Kg/tahun menjadi 1 ton /tahun, disamping itu Kelompok Taninya dapat membuat Alat Pengepres Biji Kakao dengan Teknologi sederhana itu ia dapat mengolah dengan baik dan dapat menghasilkan Bubuk kakao dan lemak kakao yang cukup baik.

“Saat ini, saya dan kelompok petani yang lain masih terus kerja keras supaya mendapatkan hasil yang terbaik. Mendapatkan hasil yang terbaik itu, yaitu dengan pengelolaan yang baik juga. Perawatan dan pemeliharaan kebun kami lakukan seperti perawatan di perkebunan kakao, untuk tanaman yang sudah tua kami ganti dengan Pola Sambung Samping dengan Entres yang diambil dari Tanaman kakao Klon Unggul. Untuk perawatan, kami menggunakan pupuk kandang, memakai ukuran yang pas, dan juga yang jelas memeliharanya, tidak asal-asalan. Kami terus berusaha untuk meningkatkan produksi kakao  kami. Kami juga terus melakukan berbagai cara termasuk menyiapkan bibit Kakao sebanyak 150.000 batang untuk dijual kepada petani lain dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Kelompok Tani Sukatani juga berusaha agar kebun kakao  tidak terserang hama penyakit terutama Penyakit PBK. Dengan menggunakan Pestisida nabati yang ramah lingkungan dijelaskannya, untuk meningkatkan produktivitas dan mutu kakao yang diproduksi petani perlu  adanya pendampingan secara berkelanjutan kepada petani.

Karta  mengatakan program dampingan tersebut sangat dibutuhkan dalam proses perawatan tanaman dan mengatasi hama yang dapat menyerang buah dan tanaman kakao.  Karta  meyakini adanya program bimbingan secara berkelanjutan akan mampu meningkatakan produksi, mutu dan mensejahterakan petani kakao di Pandeglang umumnya di Provinsi Banten di masa  mendatang.

"Saya  optimistis jumlah produksi kakao di  Banten  akan meningkat menyusul terus meningkatnya pemahaman petani dalam budidaya tanaman kakao yang lebih baik," pungkasnya. (doel)***

Sumber : Kabar Banten, 17 Desember 2012

Statistik Pengunjung

Visit Today 38
Total Visit 380,413
Hits Today 38
Total Hits 534,433
Who's Online 37

Your IP : 54.82.112.193