Pembangunan Kehutanan dan Perkebunan

  • Thursday, 20 Dec 2012 10:21 am | 3345 kunjungan
Pembangunan Kehutanan dan Perkebunan

Hutan dan kebun merupakan salah satu sumber daya yang berfungsi sebagai penyangga kehidupan dan dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi kelangsungan hidup manusia dan mahluk hidup lainnya di muka bumi. Pembangunan kehutanan dan perkebunan tidak semata-mata merupakan pembangunan sumber daya alam, melainkan merupakan kombinasi yang sinergis antara pembangunan sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya sosial dan sumber daya buatan, yang keseluruhannya ditujukan kepada kelestarian fungsi dan manfaat hutan dan kebun dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sumber daya alam kehutanan dan perkebunan di Provinsi Banten mencapai 425.333,13 Ha, dengan rincian luas hutan 208.161,27 Ha dan luas kebun 217.171,86 Ha. Pembangunan kehutanan dan perkebunan dilaksanakan melalui pelaksanaan program dan kegiatan, dimana dari seluruh program dan kegiatan dapat dikelompokan menjadi tiga fokus pembangunan yaitu rehabilitasi dan konservasi, peningkatan produksi, produktivitas dan nilai tambah serta pemberdayaan masyarakat dan kelembagaan.

Keberhasilan pembangunan kehutanan dan perkebunan akan dikelompokan berdasarkan kepada tiga fokus pembangunan tersebut, yaitu :

      Untuk memulihkan kondisi dan meningkatkan produktivitas hutan dan lahan agar kembali berfungsi sebagai faktor produksi dan mampu menjadi sistem penyangga kehidupan secara maksimal maka dilakukan upaya rehabilitasi hutan dan lahan, sementara konservasi ditujukan untuk melestarikan  fungsi dan memulihkan kemampuan sumber daya alam dan lingkungan hidup serta pemanfaatannya bagi kesejahteraan masyarakat. Beberapa kegiatan yang telah berhasil dilaksanakan diantaranya adalah :

Pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan di Provinsi Banten dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, dimana dalam pelaksanaanya selalu berhasil melampui target yang telah ditetapkan, rincian pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan sebagaimana rincian dibawah ini :

2.       Tahun 2008 : 8.325.414 batang (16.651 Ha) dari target 5.000.000 batang (10.000 Ha)

4.       Tahun 2010 : 13.810.280 batang (27.621 Ha) dari target 13.500.000 batang (27.000 Ha)

 

 

 

 

b.      Pemanfaatan Jasa Lingkungan DAS Cidanau

c.       Dukungan Bahan Baku Industri Kayu di Provinsi Banten dari Hutan Rakyat

 

Provinsi Banten adalah satu-satunya provinsi di Pulau Jawa yang belum mempunyai Taman Hutan Raya (TAHURA), fungsi dari TAHURA itu sendiri adalah sebagai tempat pendidikan dan pelatihan, rekreasi dan wisata alam, penelitian dan pengembangan dan pengembangan jasa lingkungan. Semua fungsi yang ada dalam TAHURA dapat diarahkan untuk meningkatkkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pada Tahun 2012 Menteri Kehutanan telah mengeluarkan persetujuan prinsip melalui Surat Nomor : S.133/Menhut-VII/2012 tanggal 7 Maret 2012 dan Surat Keputusan Perubahan Fungsi No. SK.221/Menhut-II/2012 tentang Perubahan Fungsi antara Fungsi Pokok dari Kawasan Hutan Produksi Terbatas.

B. Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Nilai Tambah

 Nilai efesiensi, efektivitas dan berkelanjutan merupakan hal yang sangat mendasar dalam kaitannya dengan karakteristik sumber daya hutan dan kebun yang dinamis dan terbaharui serta tuntutan global untuk tercapainya tujuan meningkatnya mutu dan produktivitas  sumber daya hutan dan kebun.  Peningkatan produksi, produktivitas dan nilai tambah produk kehutanan dan perkebunan mempunyai multi manfaat bagi kehidupan manusia yang lebih luas, antara lain peningkatan tingkat kesejahteraan petani pemilik hutan/kebun dan pengelola industri hasil hutan dan kebun. Beberapa kegiatan yang telah berhasil dilaksanakan adalah :

b.      Peningkatan Jumlah Ekspor Komoditas Perkebunan

Karet merupakan salah satu komoditas unggulan perkebunan di Provinsi Banten, luas kebun karet saat ini adalah 26.298,10 Ha. Jumlah ekspor karet dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan sebagai perbandingan Tahun 2010 nilai ekspor karet sebesar US $ 202,37 Juta sedangkan pada Tahun 2011 meningkat menjadi US $ 504,30 Juta.

 

C.  Pemberdayaan Masyarakat dan Kelembagaan

1.       Bidang Kehutanan : untuk pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan telah dibentuk  LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) sebanyak 204 LMDH.

 

<p margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:.0001pt;margin-left:32.2pt;text-align:justify;text-indent:-18.0pt;line-height:150%"="" style="font-size: 13px;">2.       Bidang Perkebunan : telah dijalin kerjasama dengan PT. Bumi Tangerang dimana mereka siap menampung hasil panen kakao dari petani serta memberikan pembinaannya.

Statistik Pengunjung

Visit Today 19
Total Visit 380,395
Hits Today 19
Total Hits 534,415
Who's Online 19

Your IP : 54.82.112.193